Posts

Showing posts with the label filsafat

KEDISIPLINAN SISWA AKTIF

Image
          Untuk mendapatkan gambaran yang jelas tentang   pengertian disiplin, berikut ini penulis mengutip beberapa pendapat para ahli. Diantaranya adalah Andi Rasdiyanah yang mendefinisikan “disiplin dengan kepatuhan untuk menghormati dan melaksanakan suatu sistem yang mengharuskan orang untuk tunduk pada keputusan, perintah atau peraturan yang berlaku. Dengan kata lain disiplin adalah kepatuhan mentaati peraturan dan ketentuan yang telah ditetapkan”. [1]

FILSAFAT ILMU: Pokok-Pokok Pemikiran David Hume

Image
Mengenal David Hume David Hume merupakan seorang filsuf yang anti rasionalisme namun argumennya sangat mempengaruhi ilmu pengetahuan di dunia. Sebagai tokoh puncak empirisme, Hume secara serius dan konsisten menggunakan prinsip-prinsip empiris dengan cara yang paling radikal. Dalam berbagai kajian filosofisnya, ia tidak hanya melawan rasionalisme Descartes terutama yang berkenaan dengan paham “Innate Ideas” yang dipakai sebagai landasan ontology bagi kaum rasionalis dalam usahanya memahami dunia sebagai suatu kesatuan interelasi tetapi ia juga mengkritik doktrin-doktrin teologi sebelumnya yang sebagian besar didasarkan atas aksioma universal seperti hukum kausalitas yang dianggap sebagai penjamin pemahaman manusia akan Tuhan dan alam. Bahkan ia juga menentang pemikiran para pendahulunya terutama empiris dan Locke dan Barkeley walaupun dalam beberapa spek ia masih mengikuti pandangan kedua filosofi tersebut. Maka dalam makalah ini akan sedikit mengulas tentang david Hume dan berbagai ...

LANGKAH-LANGKAH METODE KRITIK MENURUT AL-GHAZALI

Langkah-langkah Metode Kritik menurut Al-Ghazali Metode kritik al-Ghazali  seperti ditelaah oleh Mansur, bermuara pada empat hal, yaitu: Berusaha mengungguli atau minimal menyamai kemampuan pemikir yang hendak dikritik; Mendeskipsikan pemikiran yang hendak dikritik; Bersikap obyektif dalam mendeskripsikan pemikiran yang hendak dikritik, dan Mengggunakan metode yang sama dengan metode yang digunakan pemikir yang hendak dikritik. [1] Berkaitan dengan metode nalar kritik yang keempat, al-Ghazali menulis beberapa karya tentang metode berpikir yang ia sebut dengan neraca. Neraca yang dimaksud adalah metode berpikir logis yang sama digunakan oleh para filosof. Neraca tersebut yang disebut dengan manthiq. Beberapa karya yang berkaitan dengan ilmu tersebut adalah al-Qisthas al-Mustaqim dan Mi’yar al-ilmi. Berbeda dengan para filosof, al-Ghazali mendasarkan metode filsafatnya tidak semata-mata pada akal tetapi juga pada logika al-Qur’an. Kerja intelektual yan...

KRITIK DIBOLEHKAN ISLAM, METODENYA??

Sebenarnya, Islam sendiri mendorong kepada kita untuk menghindari sikap irrasional (tidak masuk akal), seruan Islam adalah rasional dan kritis. [1] Manusia sekalian dianjurkan untuk memberdayakan potensi akal guna memikirkan secara serius dan memberikan pertimbangan-pertimbangan berdasarkan keputusan akal itu terhadap sesuatu, terutama persoalan-persoalan yang ada dalam wilayah yang terpikirkan. Pemberdayaan potensi akal secara maksimal, bagaimanapun secara otomatis dan spontan akan menumbuhkan sikap kritis, sebab akal tidak bisa dipaksa untuk menerima sesuatu yang bertentangan dengannya sendiri. Paling mungkin akal hanya dipaksa untuk menerima sesuatu yang belum dapat dijangkaunya. Akal akan senantiasa mengoreksi terhadap sesuatu yang dipandang menyimpang dan salah. Seruan normatif untuk bersikap kritis dan Islam ini semestinya dijadikan pijakan inspiratif dalam membangun setiap disiplin ilmu, baik hukum Islam, ekonomi Islam, sosiologi Islam, politik Islam, maupun pendidikan I...

METODE KRITIK DALAM EPISTIMOLOGI FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM

A.     Pengertian Metode Kritik Pengertian metode kritik menurut Mujammil Qomar adalah “usaha menggali pengetahuan tentang pendidikan Islam dengan cara mengoreksi kelemahan-kejemahan suatu konsep atau aplikasi pendidikan, kemudian menawarkan solusi sebagai alternative pemecahannya” [1] . Metode kritik merupakan suatu metode dalam memperbaiki kelemahan suatu konsep dan menyelesaikannya hingga sempurna. Dengan demikian, dasar atau motif timbulnya kritik bukan karena adanya kebencian, melainkan karena adanya kejanggalan-kejanggalan atau kelemahan-kelemahan yang harus diluruskan. B.      Landasan Metode Kritik Metode kritik sebenarnya sudah ada sejak asal mula manusia diciptakan oleh Allah SWT. Hal ini terlihat jelas dalam Al-Qur’an ketika Malaikat dan Iblis mengkritik Tuhannya. Firman Allah SWT dalam Surat Albaqarah ayat 30: ø Œ Î ) u r t A $ s % š  • / u ‘ Ï p s 3 Í ´ ¯ » n = y J ù = Ï 9 ’ Î o T Î ) × @ Ï ã % y ` ’ Î û Ç Ú ö ‘ F...