Posts

Showing posts from February, 2016

Konsep Menu Makanan Bergizi Bagi Balita

Image
Dalam proses tumbuh kembang, anak memiliki kebutuhan yang harus terpenuhi, kebutuhan tersebut yakni: Kebutuhan akan gizi Balita Usia balita adalah periode penting dalam proses tubuh kembang anak yang merupakan masa pertumbuhan dasar anak. Pada usia ini, perkembangan kemampuan berbahasa, berkreativitas, kesadaran social, emosional dan inteligensi anak berjalan sangat cepat. Pemenuhan kebutuhan gizi dalam rangka menopang tumbuh kembang fisik dan biologis balita perlu diberikan secara tepat dan berimbang. Tepat berarti makanan yang diberikan mengandung zat-zat gizi yang sesuai kebutuhannya, berdasarkan tingkat usia. Berimbang berarti komposisi zat-zat gizinya menunjang proses tumbuh kembang sesuai usianya. Dengan terpenuhinya kebutuhan gizi secara baik, perkembangan otaknya akan berlangsung optimal. Keterampilan fisiknya pun akan berkembang sebagai dampak perkembangan bagian otak yang mengatur sistem sensorik dan motoriknya. Pemenuhan kebutuhan fisik atau biologis yang baik, akan ber

MENGENAL MENU DAN MAKANAN BALITA YANG BAIK UNTUK PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN

Image
PENGERTIAN MENU BALITA Menu balita merupakan makanan yang disediakan bagi pertumbuhan balita (Suhardjo, 2003:26). Pada dasarnya makanan bagi balita harus bersifat lengkap artinya kualitas dari makanan harus baik dan kuantitas makanan pun harus cukup, dan bergizi artinya makanan mengandung semua zat gizi yang dibutuhkan. Melihat anak tumbuh dan berkembang dengan baik adalah harapan setiap orangtua. Di usia balita, proses pertumbuhan dan perkembangan anak terjadi secara pesat dan tidak akan pernah terulang. Keberhasilan proses pertumbuhan dan perkembangan dipengaruhi oleh asupan gizi yang seimbang semasa balita. Uripi (2007:26), pengertian menu adalah susunan hidangan, yang terdiri dari satu atau beberapa macam hidangan yang disajikan untuk seseorang atau sekelompok orang pada waktu makan pagi, makan siang, makan malam atau makanan selingan. Sedangkan menurut Moehyi (2003:36), Kata menu berarti hidangan makanan yang disajikan pada suatu acara makan, baik makan siang maupun makan mal

MENGENAL BALITA DENGAN BAIK

Image
APA ITU BALITA Balita atau anak bawah umur lima tahun adalah anak usia kurang dari lima tahun sehingga bagi usia di bawah satu tahun juga termasuk dalam golongan ini (Uripi, 2004:14). Namun kerja alat tubuh semestinya bagi usia di bawah satu tahun berbeda dengan anak usia di atas satu tahun, maka anak di bawah satu tahun tidak termasuk ke dalam golongan yang dikatakan balita. “Anak balita adalah anak yang telah menginjak usia di atas satu tahun atau lebih popular dengan pengertian usia anak di bawah lima tahun” (Muaris.H, 2006).   Anak usia 1-5 tahun dapat pula dikatakan mulai disapih atau selepas menyusu sampai dengan pra-sekolah. Sesuai dengan pertumbuhan badan dan perkembangan kecerdasannya, kerja alat tubuhnya juga mengalami perkembangan sehingga jenis makanan dan cara pemberiannya pun harus disesuaikan dengan keadaannya. Berdasarkan karakteristiknya balita usia 1-5 tahun dapat dibedakan menjadi dua, yaitu anak yang berumur 1-3 tahun yang dikenal dengan Balita me

Guru Dalam Konteks Kurikulum Berbasis Kompetensi

Salah satu hal yang membedakan kurikulum lama dengan kurikulum berbasis kompetensi terletak pada fokus proses pembelajaran yang terjadi. Dalam KBK fokus pembelajaran disekolah sudah bergeser dari guru dan apa yang harus mereka ajarkan, kepada siswa dan apa yang akan mereka capai sebagai hasil belajar . Hasil belajar siswa tercermin dengan terpenuhinya standar kompetensi yang diharapkan ada pada diri peserta didik setelah selesai mengikuti proses pembelajaran bersama guru. Konsekwensi pernyataan ini adalah guru bukan lagi satu-satunya sumber belajar bagi siswa. Guru tidak lagi bertugas memberi tahu secara terus menerus kepada siswa, namun terdapat upaya mengembangkan bakat dan potensi yang dimilikinya. Hal ini membuat perubahan paradigma sistem pembelajaran yang selama ini telah tereduksi menjadi pengajaran.dan pengajaran lalu menyempit menjadi kegiatan guru mengajar   murid dengan target kurikulum dan bagaimana mengejar nilaI.   Pada kurikulum berbasis kompetensi, k