Kemauan Manusia Dan Kebebasan Dalam Islam
Kemauan Manusia Dan Kebebasan Oleh sebab asumsi yang mengabaikan faktor kemauan manusia inilah kedua teori tersebut gagal menafsirkan berbagai tingkahlaku manusia. Kedua teori itu tidak dapat menafsirkan, misalnya, tingkahlaku manusia yang lapar tetapi tidak mau makan, karena sedang berpuasa. Begitu juga tingkahlaku berani mengorbankan nyawa untuk membela suatucita-cita. Sebab segala tafsiran yang dibuat oleh kedua teori tersebut sangat mekanistik, dimana kemauan manusia tidak ada kekuasaan apa-apa. Pendeknya manusia hanyalah salah satu benda dialam ini, seperti halnya benda-benda lain. Tidak punya keistimewaan. Keadaan inilah mengajak berbagai ahli teori dalam psikologi di barat untuk mencari prinsip-prinsipnyang lebih kokoh sebagai dasar untuk menafsir tingkahlaku manusia. Mereka beranggapan bahwa manusia adalah makhluk istimewa tidak dapat disamakan dengan mahkluk lain. Oleh sebab itu untuk menyelesaikan masalah manusia, tidak dapat kita bertolak dari mahkluk lain, he...