Posts

Showing posts from January, 2016

CARA MEMBUAT PAKAN KAMBING ALAMI DAN SEHAT TANPA HARUS CAPEK

CARA MEMBUAT PAKAN KAMBING ALAMI Membuat pakan kambing secara alami dan murah adalah keinginan semua peternak kambing di Indonesia bahkan peternak kambing di dunia. Apalagi harga kambing sekarang ini sudah begitu melonjak harganya. Daging Kambing merupakan daging yang dicari-cari di pelosok tanah air karena gizinya yang begitu tinggi. Untuk itu saya akan membagi ilmu kepada anda agar anda dapat mengolah dan membuat pakan kambing agar tidak capek mencari dedaunan untuk pakan kambing. Pakan Kambing yang akan saya ajarkan merupakan pakan kambing yang dipakai oleh peternak Kambing di Indonesia. Sebelum membuat pakan Kambing, alangkah baiknya anda menyiapkan bahan dan alat-alat berikut ini: Bahan untuk membuat pakan Kambing secara alami: Sagu sebanyak 200 kilogram Bekatol sebanyak 50 Kilogram Batang pohon pisang sebanyak satu batang SOC sebanyak satu botol Garam sebanyak satu ons Air sebanyak 5 liter Alat-alat yang harus disediakan untuk membuat pakan kambing alami: Drum volum

ADAT BAK PO TEUMEURUHOM

Image
adat merupakan ebuah kebiaan dalam menjalankan aktivita pada individual atau kelompok umat manuia di uatu tempat dimana mereka berada. adat tidak akan lekang dengan aturan kebiaaan hidup uatu mayarakat dalam adat aceh dinamakan dengan adat bak po teumeurehom hukom bak yiah kuala ilakan lihat video di baah ini

MODEL PENGEMBANGAN KURIKULUM PAI DI SEKOLAH

Pendidikan Agama Islam adalah upaya sadar dan terencana dalam menyiapkan peserta didik untuk mcengenal, memahami, menghayati, hingga mengimani ajaran Islam, dibarengi dengan tuntunan untuk menghormati penganut agama lain dalam hubungannya dengan kerukunan antar umat beragama hingga terwujud kesatuan dan persatuan bangsa [1] . Pengertian kurikulum pendidikan agama Islam sebenarnya tidak jauh berbeda dengan kurikulum secara umum, perbedaan hanya terletak pada sumber pelajarannya saja. Sebagaimana yang diutarakan oleh Abdul Majid dalam bukunya Pembelajaran Agama islam Berbasis Kompetensi, mengatakan bahwa “ kurikulum Pendidikan Agama Islam adalah rumusan tentang tujuan, materi, metode dan evaluasi pendidikan dan evaluasi pendidikan yang bersumber pada ajaran agama Islam” [2] . Menurut Zakiyah Daradjat pendidikan agama Islam adalah suatu usaha untuk membina dan mengasuh peserta didik agar senantiasa dapat memahami ajaran Islam secara menyeluruh. [3] 1.       Model Kurikulum PA

Meunasah Tempat Pendidikan Ajaib

Image
A.     Meunasah Sebagai Tempat Pendidikan Agama Bagi Generasi Muda Meunasah dan mesjid adalah dua hal yang menarik dalam sistem budaya adat Aceh. Kedua lembaga ini merupakan simbol/logo identitas keacehan yang telah berkontribusi fungsinya membangun pola dasar SDM masyarakat menjadi satu kekuatan semangat yang monumental, historis, herois dan sakralis. Fungsi lembaga ini memiliki muatan nilai-nilai aspiratif, energis, Islamis, menjadi sumber inspiratif, semangat masyarakat membangun penegakan keadilan dan kemakmuran serta menentang kedhaliman dan penjajahan.

Meunasah Sebagai Tempat Pendidikan Agama Bagi Generasi Muda

Image
Meunasah Sebagai Tempat Pendidikan Agama Bagi Generasi Muda Meunasah dan mesjid adalah dua hal yang menarik dalam sistem budaya adat Aceh. Kedua lembaga ini merupakan simbol/logo identitas keacehan yang telah berkontribusi fungsinya membangun pola dasar SDM masyarakat menjadi satu kekuatan semangat yang monumental, historis, herois dan sakralis. Fungsi lembaga ini memiliki muatan nilai-nilai aspiratif, energis, Islamis, menjadi sumber inspiratif, semangat masyarakat membangun penegakan keadilan dan kemakmuran serta menentang kedhaliman dan penjajahan. Adapun fungsi meunasah dalam pembinaan generasi muda dinataranya mencakup dalam segala bidang, yaitu : Bidang Pendidikan Agama Menurut H.M Zainuddi dalam bukunya ”Meunasah merupakan sentral kehidupan aktifitas dan yang berfungsi sebagai tempat pembinaan pendidikan keagamaan” . Tercermin dari kegiatan yang dilakukan masyarakat mengadakan pengajian bagi generasi muda mulai usia dini, remaja dan dewasa. Pengajian yang dilakukan

ADAB DALAM MENCARI ILMU

Adab bagi seorang penuntut ilmu adalah suatu keharusan, karena demikian merupakan salah satu syarat untuk mendapatkan ilmu. Ilmu berada di tempat yang paling atas dan tinggi dan beradap adalah tangga untuk menaiki ke temapat yang berada di atas tersebut.  Berikut ini kami mengutip dalam kitab Tazkirah Sami', beberapa adab dalam menuntut ilmu: Selalu merasa dalam pengawasan Allah baik saat ataupun dalam khalayak ramai. Menjaga kemuliaan ilmu sebagaimana tradisi Salafus Shalih terdahulu. Berusaha Zuhud dan Qana’ah memelihara diri dari kehinaan dunia menurut kadar kesanggupan. Membersihkan ilmu yang telah dimilikinya dari sifat Riya, Ujub, mencapai kemuliaan duniawi, supaya dijadikan panutan, karena harta, pujian, terkenal, supaya dilayani oleh manusia dan ingin lebih unggul dari penuntut ilmu lainnya. Menjauhi sifat malas yang hina, yaitu  tabi’at  yang dibenci oleh syaria ataupun kebiasaan manusia (adat) Menjaga syiar-syiar agama Islam dan hukum-hukum yang zahir

PENGERTIAN IKHTILAF HADITS

Ikhtilah berasal dari bahasa Arab yang berarti ketidaksamaan, ketidakserasian, atau ketidak cocokan. Ketika ikhtilah diletakan sebagai subjek dapat diartikan “tidak sama, yang tidak serasi, yang tidak cocok”. Apabila kata ikhtilaf dipadukan dengan hadist, maka ia menjadi “ikhtilah hadist” yang berarti hadist-hadist yang satu sama lain mengandung ketidaksamaan, ketidakserasian, atau ketidakcocokan. Dapat dikatakan bahwa ilmu ikhtilaf al-hadist adalah ilmu yang membahas tentang hadist-hadist yang lahirnya saling berlawanan lalu menghilangkan pertentangan atau mempertemukan antara satu dengan yang lainnya. Sebagaimana juga membahas hadist-hadist yang sulit dipahami lalu menghilang kesukaran dan menjelaskan hakikatnya. Dalam ulumul hadist pembahasan tentang ikhtilaf al-hadist disebut juga ilmu mukhtaliful hadist dan ada sebagian ulama menyebutkan dengan ilmu musykilul hadist , bahkan sebagian ulama lain menanamkan dengan ilmu ta’wilul hadist . Disamping itu juga ada yang menanamkan deng

HAKIKAT DAN OBYEK ILMU TASAWWUF

Image
Hakikat Ilmu Tasawuf Ilmu tasawuf, sekalipun telah diakui sebagai suatu disiplin ilmu keislaman, namun masih ada yang mempertanyakan. Penilaian negatif terhadap ilmu tasawuf ini datang dari ahl al-zhawahir. Menurut mereka, praktik tasawuf yang dikaji dalam ilmu tasawuf telah berada “di luar garis” sebagai kesesatan yang amat gawat . Ibn ‘Arabi (1165-1240), umpamanya, dipandang oleh para ulama syari’ah (ahl al-zhawahir) sebagai yang bertanggung jawab atas penyelewengan dalam Islam. Bahkan sebagai bukti, al-Hallaj dengan ajaran al-hululnya dihukum mati oleh Khalifah al-Muqtadir bi Allah dari Dinasti Abbasiyah pada hari Selasa, 29 Zulqa’dah 309 H atau bertepatan dengan 28 Maret 913 M, dengan didahului hukuman cambuk sebanyak 1000 kali, kemudian tangan dan kakinya dipotong, jenazahnya dibakar dan abunya dibuang ke sungai Dajlah . Apa sebenarnya ilmu tasawuf itu dan apa obyek kajiannya sehingga menimbulkan penilaian yang sedemikian gawat dari kalangan ahl al-zhawahir? Pada makalah ini,