Sunday, November 15, 2015

Tragisnya Penyakit Kusta (Budok)

Pengertian Penyakit Kusta

Pengertian kusta adalah merupakan penyakit infeksi yang di sebabkan oleh Basil Mycobakterium Leprae, dengan afinitas utama pada saraf tepi, kemudian kulit dan organ tubuh lain kecuali susunan saraf pusat  (Arjatmo Tjokronegoro, 2003).

Penyakit kusta bukan di sebabkan  kutukan melainkan di sebabkan oleh kuman, penyakit kusta atau lepra dapat  menular. Namun  penderita lepra tak perlu di asingkan atau di kucilkan. Penularan lepra tidak begitu mudah terjadi,  kita baru tertular kalau  hidup bersama penderita untuk waktu yang lama. Jika hanya bergaul biasa penularan sukar terjadi (Nadesul, 2008). 

Tanda Dan Gejala Penyakit Kusta

Dari sisi medis penyakit kusta di klasifikasikan berdasarkan banyak faktor, hal tersebut bertujuan untuk mempermudah cara penanganan dari penyakit kulit ini. Namun ada gejala umum dari penyakit kusta yang harus dikenali adalah:

Panas dari derajat yang rendah sampai menggigil
Anoreksia
Nause, kadang-kadang disertai vomitus
Cephalgia
Kadang-kadang disertai iritasi
Neuritis (peradangan pada saraf)
Untuk gejala khusus dibedakan sesuai dengan jenis penyakit yang terbagi 2, yaitu:


Gejala khusus sesuai dengan jenis penyakit :




Penyakit kusta tipe pausibasilar (PB) atau penyakit kusta tipe kering, dengan  gejala :
Bercak putih seperti panu yang mati rasa, artinya bila bercak putih tersebut di sentuh dengan kapas maka kulit tidak merasakan sentuhan tersebut
Permukaan bercak kering dan kasar
Permukaan bercak tidak berkeringat
Batas  (pinggir) bercak terlihat jelas dan sering ada bintil-bintil kecil.

Penyakit kusta tipe kering ini kurang / tidak menular, namun apabila tidak segera di obati akan menyebabkan cacat, umumnya orang mengira bercak putih seperti tanda-tanda di atas adalah panu biasa sehingga pemeriksaan pun tidak segera di lakukan sebelum akhir nya orang tersebut telah mengalami penyakit kusta pada tingkat lebih lanjut. ( Digitized by USU digital library 4©2003) 



Penyakit kusta multibasilar (MB) atau penyakit kusta tipe basah,dengan gejala:

Bercak keputihan kemerahan yang tersebar satu-satu atau merata di seluruh badan
Terjadi penebalan dan pembengkakan pada bercak
Pada permukaan bercak sering ada rasa bila di sentuh dengan kapas
Pada permulaan tanda dari tipe kusta basah sering terdapat pada kuping telinga dan muka

Penyakit kusta tipe basah ini dapat menular maka bagi yang menderita penyakit kusta tipe ini harus berobat secara teratur sampai selesai seperti yang telah di tetapkan oleh dokter namun umumnya kendala yang di hadapi adalah pasien tidak mentaati resep dokter sehingga selain mereka tidak menjadi lebih baik, mereka pun akan resisten terhadap obat yang telah di berikan (Digitized by USU digital library 4©,2003).

Cara penularan penyakit kusta


Meski pun cara penularannya yang pasti belum diketahui dengan jelas penularan didalam rumah tanggan kontak/hubungan dekat dalamwaktu yang lama tampaknya sangat berperan dalam penularan.Berjuta-juta basil yang dikeluarkan melalui lendir hidung pada penderita kusta pausibasilar yang tidak diobati , dan basil terbukti dapat selama 7 hari pada lendir hidung yang kering. Ulkus kulit pada penderita kusta pausibasilar dapat menjadi sumber  penyebar basil.


Organisme kemungkinan masuk melalui saluran pernafasan atas dan jugamelalui kulit yang terluka.Pada kasus anak-anak dibawah umur 1 tahun, penularannya diduga melalui plasenta.Masa tunas sangat bervariasi antara 40 tahun, umumnya 3-5 tahun.Dua pintu keluar dari mycobakterium leprae dari tubuh manusia diperkirakan adalah kulit dan mukosa hidung.Telah dibuktikan bahwa kasus pausibasilar menunjukakn adanya sejumlah organisme didermis kulit. (James Chin, 2009).

Timbulnya penyakit bagi seseorang tidak mudah,dan tidak perlu ditakuti tergantung dari beberapa faktor antara lain: