Friday, November 20, 2015

Manfaat Daun Sirih

Dari hasil penelitian diketahui bahwa penggunaan ekstrak daun sirih dapat menekan serangan penyakit yang disebabkan oleh P. palmivora. Pestisida nabati daun sirih ini mampu menekan pertumbuhan jamur P. palmivora. Penghambatan pertumbuhan penyakit P. palmivora disebabkan oleh adanya senyawa-senyawa hasil metabolit sekunder yang terkandung didalam bahan pestisida nabati (Cahyono, 2001:25).
Bahan aktif tersebut adalah senyawa yang biasa digunakan oleh tanaman untuk mempertahankan dirinya terhadap serangan suatu serangga atau patogen. Minyak atsiri dari daun sirih mengandung minyak terbang (betIephenol), seskuiterpen, pati, diatase, gula, kavikol (chavocol) dan fenol yang memiliki daya mematikan kuman, antioksidasi dan fungisida, anti jamur karena memiliki daya antiseptik kuat dan daya bunuh terhadap patogen lima kali lebih baik dari fenol biasa (Syahputra, 2002:12).


Ekstrak daun sirih mempunyai kecenderungan dapat menekan perkecambahan spora, hal ini disebabkan oleh adanya senyawa fenol dan chavocol yang terkandung pada daun sirih yang biasa digunakan tanaman untuk mempertahankan dirinya dari serangan patogen. Selain itu, kandungan bahan aktif fenol dan kavikol (chavocol) daun sirih juga dapat dimanfaatkan sebagai pestisida nabati untuk mengendalikan hama penghisap. Semakin tinggi konsentrasi ekstrak daun sirih yang diberikan, maka akan menimbulkan efek daya racunnya yang semakin tinggi pula, sehingga mempengaruhi proses metabolisme dari patogen dan aktivitas makan serangga. Dengan mengetahui berbagai kandungan dari ekstrak daun sirih diharapkan tanaman sirih ini dapat dimanfaatkan sebagai pestisida nabati untuk mengendalikan jamur Phytopthora  palmivora pada tanaman kakao dilapangan.
Efek zat aktif yang dikandung seluruh bagian tanaman sirih adalah merangsang syaraf pusat, merangsang daya pikir, meningkatkan gerakan peristaltik, merangsang kejang, meredakan sifat mendengkur. Daun sirih memiliki efek mencegah ejakulasi prematur, mematikan jamur Candida albicans, anti kejang, analgesik, anestetik, pereda kejang pada otot polos, penekan pengendali gerak, mengurangi sekresi cairan pada liang vagina, penekan kekebalan tubuh, pelindung hati, dan anti diare. Daun sirih (Piper betle Linn) tanaman yang berdaun lebar dan beruas-ruas, bisa mengobati berbagai penyakit seperti batuk, sariawan, keputihan, demam berdarah, bau mulut dan bisa juga menjadi obat luar seperti mengobati koreng atau luka lecet.
Daun sirih juga pada jaman penjajahan digunakan untuk mengelabui penjajah Jepang, agar tidak tertarik pada wanita pribumi, dengan cara mengunyah pinang bersama sirih, pasalnya warna dan baunya tidak disukai. Dulu wanita senang mengunyah sirih tetapi sekarang hampir tidak ada, karena dianggap jorok, padahal dapat memperkuat gigi dan memutihkannya. Daun sirih sangat berguna untuk menjaga kesehatan gigi.