Friday, November 20, 2015

Botani Tanaman Sawi Sendok



Sawi sendok atau disebut juga dengan Brassica Chinensis L adalah sekelompok tumbuhan yang dimanfaatkan daun atau bunganya sebagai bahan pangan (sayuran), baik segar maupun diolah (Sawi berasal dari Tiongkok dan Asia Timur, kemudian menyebar luas ke Taiwan dan Philipina. Masuknya sawi ke wilayah Indonesia diduga padaabad XIX bersamaan dengan lintas perdagangan jenis sayuran subtropis lainnyaterutama kelompok kubis-kubisan (Cruciferae). Menurut Sumaryono (1995:18), klasifikasi tanaman sawi sendok (Brassica Chinensis L) adalah:

Divisio             : Spermathophyta
Sub Divisio     : Angiospermae
Classis             : Dicotyledonae
Ordo                : Rhoeadales (Brassicales).
Familia            : Cruciferae (Brassicaceae).
Genus              : Brassica.
Spesies            : Brassica Chinensis L

Secara umum tanaman sawi sendok (Brassica Chinensis L) biasanya mempunyai daun panjang, halus, tidak berbulu, dan tidak berkrop, tangkai daunnya panjang, langsing, berwarna putih kehijauan. Perkecambahannya epigeal., sewaktu muda tumbuh lemah, tetapi setelah daun ketiga dan seterusnya akan membentuk setengah roset dengan batangyang cukup tebal, namun tidak berkayu. Menjelang berbunga sifat rosetnya agak menghilang, menampakkan batangnya. Bunganya kecil, tersusun majemuk  berkarang. Mahkota bunganya berwarna kuning, berjumlah empat.


Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Sawi Sendok
Sawi sendok (Brassica Chinensis L) bukan tanaman asli Indonesia, tetapi berasal dari Asia. Dikembangkan di Indonesia karena Indonesia mempunyai kecocokan terhadap iklim, cuaca dan tanahnya. Tanaman sawi sendok (Brassica Chinensis L) dapat tumbuh baik di tempat yang berhawa panas maupun berhawa dingin. Meskipun demikian pada kenyataannya hasil yang diperoleh lebih baik di dataran tinggi. “Daerah penanaman yang cocok adalah mulai dari ketinggian 5 meter sampai dengan 1.200 meter di atas permukaan laut. Namun biasanya dibudidayakan pada daerah yang mempunyai ketinggian 100 meter sampai 500 meter dpl”. (Haryanto, W. ; T. Suhartini dan E. Rahayu, 2003:23).
Tanaman sawi sendok (Brassica Chinensis L) tahan terhadap air hujan, sehingga dapat ditanam sepanjang tahun. Pada musim kemarau yang perlu diperhatikan adalah penyiraman secara teratur. Pertumbuhan tanaman ini membutuhkan hawa yang sejuk, lebih cepat tumbuh apabila ditanam dalam suasana lembab. Akan tetapi tanaman ini juga tidak senang pada air yang menggenang. Dengan demikian, tanaman ini cocok bila di tanam pada akhir musim penghujan. Tanah yang cocok untuk ditanami sawi sendok (Brassica Chinensis L) adalah tanah gembur, mengandung humus, subur, serta pembuangan airnya baik. “Derajat kemasaman (pH) tanah yang optimum untuk pertumbuhannya adalah antara pH 6 sampai pH 7”. (Eko Margiyanto, 2007:54).

Banyak faktor alasan atau penyebab yang mempengaruhi perkembangan dan pertumbuhan sawi sendok (Brassica Chinensis L)