Wednesday, November 18, 2015

BENTUK-BENTUK KEDISIPLINAN DI LEMBAGA PENDIDIKAN

Mengenal Bentuk Bentuk Kedisiplinan

Hadisubrata (2002:102) menyatakan bahwa teknik disiplin dapat dibagi menjadi tiga macam yaitu "otoritarian, permisif, demokratis”. Ketiga ha1 itu penulis uraikan sebagai berikut:


Disiplin otoritarian

Dalam disiplin otoritarian, peraturan dibuat sangat ketat dan rinci. Orang yang berada dalam lingkungan disiplin ini diminta mematuhi dan menaati peraturan yang telah disusun dan berlaku di tempat itu. Apabila gagal mentaati dan mematuhi peraturan yang berlaku, akan menerima sanksi atau hukuman berat. Sebaliknya, bila berhasil memenuhi peraturan, kurang mendapat penghargaan atau hal itu sudah dianggap sebagai kewajiban. Jadi, tidak perlu mendapat penghargaan lagi. Disiplin otoritarian sangat menekankan kepatuhan dan ketaatan serta sanksi bagi para pelanggarnya.

Disiplin permisif

Menurut Hadisubrata (2002:103) pengertian disiplin permisif adalah "suatu disiplin yang hadir dari dalam dirinya menurut kemauannya". Dalam disiplin ini seseorang dibiarkan bertindak menurut keinginannya. Kemudian dibebaskan untuk mengambil keputusan sendiri dan bertindak sesuai dengan keputusan yang diambilnya itu. Disiplin ini tidak terjadi karena paksaan pihak lain. Disiplin permisif memberi kebebasan kepada siswa untuk mengambil keputusan dan tindakan.

Disiplin demokratis


Pengertian disiplin demokratis menurut Hadisubrata (2002:105) adalah "suatu disiplin yang hadir dari dalam dirinya menurut kemauannya akan tetapi harus diberikan nasehat dan semangat agar seseorang berdisiplin". Pendekatan disiplin demokratis dilakukan dengan memberi penjelasan, diskusi dan penalaran untuk membantu anak memahami mengapa diharapkan mematuhi dan mentaati peraturan yang ada. Disiplin demokratis menekankan kesadaran dan tanggung jawab. 

Syamsu Yusuf (2001:29) mengatakan bahwa "Dalam proses belajar mengajar pada lembaga pendidikan, disiplin sangat diperlukan. Disiplin dalam mencapai keberhasilan belajar bagi siswa ada dua tempat yaitu disiplin belajar di sekolah dan disiplin belajar di rumah". Disiplin belajar di sekolah adalah merupakan hal yang wajib yang harus diperhatikan oleh pendidik. Disiplin belajar dirumah merupakan tugas orang tua dalam menjaga anaknya untuk belajar dengan penuh kedisiplinan. Tulus Tu'u (2004:69) mengatakan bahwa: 




Yang dimaksud disiplin belajar di sekolah adalah keseluruhan sikap dan perbuatan siswa yang timbul dari kesadaran dirinya untuk belajar, dengan mentaati dan melaksanakan sebagai siswa dalam berbagai kegiatan belajarnya di sekolah, sesuai dengan peraturan yang ada, yang didukung adanya kemampuan guru, fasilitas, sarana dan prasarana sekolah.

Siswa sebagai input dalam suatu proses pendidikan perlu selalu aktif mengikuti berbagai kegiatan belajar mengajar di sekolah. Sikap disiplin belajar perlu ditimbulkan pada diri siswa, sehingga hal tersebut dapat membawa pengaruh yang baik dalam usaha pencapaian prestasi belajarnya. Ada beberapa macam disiplin belajar yang hendaknya dilakukan oleh para siswa dalam kegiatan belajarnya di sekolah. Perilaku disiplin belajar siswa di sekolah dapat dibedakan menjadi empat macam ialah:

Disiplin siswa hadir ke sekolah


Yang dimaksud disiplin siswa hadir ke sekolah menurut Slameto (2003:37) adalah “keaktifan, kepatuhan dan ketaatan dalam masuk dan hadir ke sekolah tepat pada waktunya”. Artinya seorang siswa dikatakan disiplin masuk sekolah jika ia selalu aktif masuk sekolah pada waktunya, tidak pernah terlambat serta tidak pernah membolos setiap hari. Kebalikan dari tindakan tersebut yaitu yang sering datang terlambat, tidak masuk sekolah, banyak melakukan pelanggaran terhadap tata tertib sekolah, dan hal ini menunjukkan bahwa siswa yang bersangkutan kurang memiliki disiplin masuk sekolah yang baik.

Disiplin siswa dalam mengerjakan tugas

Mengerjakan tugas merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam belajar, yang dilakukan di dalam maupun di luar jam pelajaran sekolah. Tujuan dan pemberian tugas biasanya untuk menunjang pemahaman dan penguasaan mata pelajaran yang disampaikan di sekolah, agar siswa berhasil dalam belajarnya. Agar siswa berhasil dalam belajarnya perlu mengerjakan tugas dengan sebaik-baiknya. Tugas itu mencakup pengerjaan PR, menjawab soal latihan buatan sendiri, soal dalam buku pegangan, ulangan harian, ulangan umum dan ujian.

Disiplin siswa dalam mengikuti pelajaran di sekolah

Slameto (2003:63) mengatakan bahwa "Siswa yang memiliki disiplin belajar dapat dilihat dari keteraturan dan ketekunan belajarnya". Disiplin siswa dalam mengikuti pelajaran di sekolah menuntut adanya keaktifan, keteraturan, ketekunan dan ketertiban dalam mengikuti pelajaran, yang terarah pada suatu tujuan belajar.

Disiplin siswa dalam menaati tata tertib di sekolah

Disiplin siswa dalam menjalankan tata tertib di sekolah adalah kesesuaian tindakan siswa dengan tata tertib atau peraturan sekolah yang ditunjukkan dalam setiap perilakunya yang selalu taat dan mau melaksanakan tata tertib sekolah dengan penuh kesadaran.

Maka bentuk-bentuk disiplin tersebut harus dterapkan dalam proses pembelajaran di lembaga pendidikan. Dengan adanya disiplin maka prestasi belajar siswa akan tercapai secara maksimal. Semakin tinggi disiplin yang diterapkan di sekolah, maka akan semakin tinggi pula hasil belajar yang akan dicapai oleh siswa.