Monday, November 23, 2015

Pengertian Amtsal Dalam Al-Quran


Pengertian Amtsal Al-Qur'an

Amsal adalah bentuk dari kata matsal. Kata masal, misl dan masilah adalah sama syabah, syibah dan syabih, baik lafadz maupun maknanya. Dalam sastra, masal adalah suatu ungkapan perkataan yang dihikayaatkan dan sudah popular dengan maksud menyerupakan keadaan yang terdapat dalam perkataan itu diucapkan. Maksudnya, menyerupakan suatu (seorang, keadaan) dengan apa yang terkandung dalam perkataan itu. Misalnya: (betapa banyak lemparan panah yang mengenai tanpa sengaja).

Artinya betapa banyak lemparan panah yang mengenai sasaran itu dilakukan seorang pelempar yang biasanya tidak tepat lemparannya. Orang pertama yang mengucapkan matsal ini  adalah Al-Hakam bin Yagus An-Nagri. Matsal ini ia katakan kepada orang yang biasanya berbuat salah yang kadang-kadang ia berbuat benar. Atas dasar ini matsal harus mempunyai “Maurid” (sumber) yang kepadanya suatu yang lain diserupakan.

Kata matsal digunakan pula untuk menunjukkan arti “keadaan “ dan ”kisah yang menakjubkan”. Dengan pengertian inilah ditafsirkan kata-kata “MASAL” dalam sejumlah besar ayat. Tamsil (membuat pemisalan, perumpamaan) merupakan kerangka yang dapat menampilkan makna-makna dalam bentuk yang hidup dan mantap didalam pikiran, dengan cara menyerupakan sesuatu yang gaib dengan hadir, yang abstrak dengan konkrit, dan dengan menganalogikan suatu dengan hal yang serupa.

Betapa banyak makna baik, dijadikan lebih indah, menarik dan mempesona oleh tamsil. Karna itulah maka Tamsil lebih dapat mendorong jiwa untuk menerima makna yang dimaksudkandan membuat merasa puas dengannya. Dan Tamsil adalah salah satu Uslub Qur’an dalam mengugkapkan berbagai penjelasan dan segi-segi kemukjizatan.

Baca Juga >>> Macam-Macam Amtsal dan Contohnya
Baca Juga >>> Al-Qur’an Memuat Segala Macam Perumpamaan 
Baca Juga >>> Hikmah Mengetahui Amsal